Ada Hidroponik di SDIT Miftahul Ulum

/, Kegiatan/Ada Hidroponik di SDIT Miftahul Ulum

 

Popularitas bertanam hidroponik saat ini memang mulai menyebar terutama di kota-kota besar di Indonesia. Pelopornya terutama adalah para pecinta aktifitas berkebun, dengan membuat komunitas hidroponik sebagai sarana belajar bersama dan berbagi informasi tentang serba serbi bertanam tanpa tanah.

Metode ini menjadi populer terutama karena kemudahannya dan tidak menghabiskan banyak lahan. Beberapa tanaman sayuran banyak yang ditanam secara hidroponik seperti selada, kangkung, dan sawi.

Metode menanam secara hidroponik yaitu metode bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Media tanam yang digunakan yaitu berupa air yang telah dicampur nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Metode ini sangat populer karena adanya isu kekurangan lahan. Metode hidroponik merupakan salah satu solusi bercocok tanam di lahan yang terbatas.

Metode ini bisa digunakan untuk orang yang tinggal di rumah dengan lahan terbatas. Di beberapa sekolah bahkan mengajarkan materi mengenai hidroponik kepada siswanya.

Siswa sekolah akan melakukan praktik menanam secara hidroponik. Membuat tanaman hidroponik di sekolah memang mudah dan memiliki berbagai manfaat.

Berikut adalah beberapa manfaat dari tanaman hidroponik di sekolah:

  1. Membantu membuat sekolah terlihat lebih indah dan asri

Adanya tanaman hidroponik di sekolah dapat membantu membuat sekolah terlihat lebih indah dan asri. Hal ini tidak bisa dipungkiri lagi karena tanaman memang bisa menjadi hiasan yang baik. Jika tanaman hidroponik yang dibuat oleh siswa dipajang dengan rapi, tanaman ini bisa membuat gedung sekolah terlihat lebih indah dan menarik.

  1. Membuat udara di sekolah lebih bersih dan sejuk

Adanya tanaman membuat udara sekitar sekolah menjadi lebih bersih dan sejuk. Hal ini karena tanaman hijau membutuhkan karbon dioksida untuk fotosintesis dan menghasilkan oksigen. Apalagi, metode hidroponik tidak menggunakan bahan kimia untuk pemupukan dan penanggulangan hama. Pupuk yang digunakan bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk buatan sendiri sehingga lebih sehat bagi lingkungan.

  1. Membantu meningkatkan kadar oksigen di sekolah

Tanaman hijau dapat menghasilkan makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Dari proses fotosintesis ini, tanaman bisa menghasilkan oksigen. Karena itu, adanya tanaman hidroponik di sekolah dapat membantu untuk meningkatkan kadar oksigen di udara. Semakin banyak kandungan oksigen di udara sekitar sekolah, udara juga akan menjadi lebih bersih, segar, dan menyehatkan bagi para siswa.

  1. Membantu penanaman pendidikan karakter siswa

Dengan mengenalkan metode penanaman hidroponik, diharapkan hal ini akan membantu penanaman pendidikan karakter siswa. Siswa yang belajar merawat tanaman akan lebih peduli akan kelestarian lingkungan sekitarnya.

Siswa juga akan belajar untuk berinteraksi dan juga lebih menghargai usaha. Saat hasil tanaman bisa dipanen, siswa bisa belajar bahwa untuk mendapatkan hasil yang baik maka perlu untuk melakukan usaha yang maksimal juga.

Selain itu, hasil panen nantinya juga bisa dimanfaatkan oleh siswa sendiri. Misalnya sekolah mengadakan acara penjualan hasil panen atau bahkan mengadakan acara memasak dan makan bersama.

  1. Siswa dapat belajar berinteraksi dan istirahat dari kejenuhan belajar

Membuat tanaman hidroponik merupakan kegiatan yang mudah dan menyenangkan. Kegiatan ini dapat juga dilakukan di luar ruangan kelas. Dengan kegiatan luar ruangan seperti ini, siswa bisa berinteraksi lebih dekat dengan teman-teman sekelasnya dan juga dengan para guru yang terlibat.

Selain itu, dengan belajar di luar kelas, siswa bisa istirahat dari jenuhnya kegiatan belajar di kelas. Belajar di ruangan kelas terkadang memang bisa menjadi sangat melelahkan dan menjenuhkan.

Kegiatan di luar ruangan akan membuat siswa bisa melihat pemandangan baru. Badan mereka juga akan lebih banyak bergerak dan menerima lebih banyak paparan matahari. Hal ini akan bagus bagi kesehatan fisik dan mental siswa. (Hes50)

 

2019-09-19T14:59:22+07:00