Agar Ananda Memilih Teman yang Baik di Manapun (Habis)

///Agar Ananda Memilih Teman yang Baik di Manapun (Habis)

Seringkali, orangtua tiba-tiba kaget luar biasa ketika menemui ananda mempunyai teman- teman yang dianggap tidak pas untuk ananda.

“tidak habis pikir bagaimana mungkin anak saya mau saja berteman dengan tukang palak, dan nurut lagi”

“pasti anak saya dipelet bisa suka sama anak macam begitu”

Ayah Bunda….

Diusia menjelang remaja (biasanya kelas 5-6 SD), konflik yang sering terjadi lebih didominasi masalah teman. Karenanya, penanaman nilai tentang teman yang bagaimana yang seharusnya didekati, ditanamkan sejak bayi melalui cerita, dialog dan contoh.

Satu hal yang tidak boleh orang tua lakukan jika tidak suka dengan teman atau sahabat ananda yaitu MENGKRITIK

Lalu apa yang sebaiknya dilakukan? Ajak dialog.

“Pasti si A  itu anak baik ya, makanya kamu temenan sama dia”

“maksud mama?”

“iyalah, si A anak yang rajin sekolah, sopan, pintar, dll dll (yang ortu harapkan tentang seorang anak)”

“nggak juga sih, dia anaknya …..”

“Oh, kalau begitu kamu hanya berteman biasa ya, mama kirain teman dekat. Karena yang mama tau sejak dahulu kamu selektif memilih teman”

Bandingkan dengan dialog ini:

“Ngapain sih kamu temenan sama dia? Ga sopan, males, ih ga kebayang mama”

“Apa sih Ma, dia anak baik tau, mama aja ga kenal dia”

“anak baik? Kamu pikir mama ga lihat caranya duduk, ngomong,  berpakaian….”(Dewi Yulia)

2020-02-18T11:41:59+07:00