Intip Pembelajaran Bahasa Arab di Miftahul Ulum

///Intip Pembelajaran Bahasa Arab di Miftahul Ulum

Bahasa Arab merupakan bahasa asing di Indonesia, akan tetapi Bahasa Arab memiliki peranan yang sangat penting, terlebih lagi bagi umat Islam. Bahasa Arab sebagai salah satu bahasa yang tergolong sulit dipelajari, sehingga harus benar-benar memperhatikan dan mempelajari bahasa Arab. Hal tersebut dikarenakan Bahasa Arab yang memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dibandingkan bahasa lainnya mulai dari ketepatan pengucapan Makhraj hurufnya hingga perubahan katanya.

Berbagai hal dan berbagai kegiatan dapat disampaikan dengan menyenangkan dan menarik bagi anak apabila kegiatan tersebut dikemas melalui bermain, bercerita, dan bernyanyi. Bernyanyi merupakan kegiatan yang sangat menarik dan digemari oleh anak-anak karena melalui nyanyian anak dapat mengekspresikan berbagai hal dengan baik melalui kata-kata maupun melalui gerakan. Kegiatan bernyanyi merupakan bakat alami anak yang dapat di kembangkan.

Apalagi mengajar kelas rendah. Mereka lebih senang belajar sambil bermain. Melalui pembelajaran luar kelas mereka lebih menikmati dan memahami. Setiap langkah pembelajaran akan lebih bermakna dengan belajar sambil bermain.

Begitu juga dengan kelas tinggi. Meskipun sudah besar, mereka juga butuh pembelajaran yang membuat minat belajar mereka bertambah. Semakin tinggi tingkat kelas maka materi yang dipelajari semakin dalam. Mereka harus lebih banyak membaca, memahami, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Saat kita guru mengetahui minat belajar peserta didik menurun, maka kita harus ganti metode dan mencari cara supaya minat belajarnya bertambah. Seorang pendidik juga harus mampu mengembalikan semangat belajar peserta didik. Suasana yang membosankan harus dihidupkan kembali oleh guru. Misalnya, dengan mengajak peserta didik bercerita, bercanda, dan bernyanyi.

Belajar sambil bernyanyi sangat menyenangkan. Akan tetapi, tidak hanya asal bernyanyi. Alangkah lebih baiknya belajar sambil bernyanyi dengan menciptakan lirik nyanyi yang berhubungan dengan materi pembelajaran yang kita ajarkan.

Hal senada juga dilakukan oleh Guru Dara, salah satu guru Bahasa Arab di SDIT Miftahul Ulum. Guru Dara menggunakan metode bernyanyi dalam pembelajaran. Menurutnya anak usia dini kelas satu sampai tiga lebih suka menggunakan metode audio lingual dibandingkan visual dalam menghafal kosakata Bahasa Arab.

Menurut Guru Dara,” Menyanyi memiliki kelebihan, diantaranya: siswa lebih mudah menghafalnya dan happy, tidak terlalu monoton serta lebih lama hafalnya”. Kalau monoton dengan berbantuan powerpoint siswa lebih lama menghafalnya tapi sulit untuk diingat.

Saat menggunakan bernyanyi dalam pembelajaran, diperlukan beberapa persiapan dari mencari lagu yang cocok dengan pembelajaran, serta waktu untuk mengedit video. Akan tetapi, tidak semua materi bisa dinyanyikan, menurut pengalaman saya sejauh ini yang efektif untuk materi kosakata (mufrodat) berhasil, Adapun untuk materi nahwu Sharaf (grammar bahasa Arab) saya belum mencobanya. (Hes50)

2022-11-10T09:47:23+07:00 19 views