Lestarikan Alam Demi Masa Depan

/, News/Lestarikan Alam Demi Masa Depan

Setiap tanggal 10 Agustus ditetapkan sebagai Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). HKAN diperingati sejak tahun 2019 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2009. Penyelenggaraan hari peringatan ini bertujuan untuk mengkampanyekan pentingnya konservasi alam bagi kesejahteraan masyarakat.

Sejalan dengan tujuan peringatan HKAN, SDIT Miftahul Ulum menyelenggarakan peringatan HKAN pada hari Jum’at 13 Agustus 2021. Penyelengaraan HKAN mengusung tema,”Lestarikan Alam Demi Masa Depan.” Perayaan HKAN SDIT Mitahul Ulum diikuti oleh semua siswa dari kelas satu sampai kelas enam secara daring. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi serta mengajak masyarakat sekolah untuk berperan aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam, dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yang terkecil, dan dimulai saat ini juga.

Agar pesan dari kegiatan tersebut  sampai kepada siswa, peringatan HKAN SDIT Miftahul Ulum dikemas dalam rangkaian kegiatan menarik. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai dari pembukaan oleh pembawa  acara dengan penuh semangat, lalu tilawah oleh Pak Bukhori yang melantunkan surat Al Kahfi, setelah tilawah dilanjutkan sambutan oleh kepala sekolah dan dongeng oleh Ka Resha.

Dalam sambutannya, kepala sekolah menyadur ayat Al-Qur’an surat Rum ayat 42, “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena pebuatan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.” Dari ayat tersebut siswa diajak untuk menjaga kelestarian alam, karena sebagai mahluk hidup pasti hidup bersama dengan mahluk hidup lain. Siswa diajak menjaga kelestarian alam dengan cara membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan sampah pelastik dengan cara membawa wadah sendiri. Selain itu kepala sekolah juga mengingatkan untuk para siswa mempehatikan dongeng yang akan dibawakan oleh Kak Resha.

Kak Resha membawa para siswa untuk menjelajah alam Indonesia bersama temannya Kak Resha seekor hewan bernama Otan, Otan merupakan seekor orang hutan yang termasuk salah satu fauna yang hampir punah. Dalam dongengnya Kak Resha bersama Otan berpesan agar manusia hidup harmonis dan tidak membuat kerusakan di alam, seperti tidak membuang sampah dan limbah ke sungai, karena sungai merupakan sumber kehidupan, tidak mengotori udara, dan tidak menjadikan hutan gundul. Hidup harmonis dapat terjadi dengan adanya segitiga emas yang harus terbentuk, yakni hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia dengan  Sang Pencipta. Apabila ketiga hubungan tersebut tercapai, maka kehidupan manusia akan selamat.(Hes50)

 

 

 

2021-08-21T04:09:08+07:00 20 views