Mu Clean

/, News/Mu Clean

Senin 6 Januari 2020 merupakan hari pertama masuk sekolah disemester genap setelah libur sekolah selama dua pekan. Hari pertama masuk sekolah penuh keberkahan ditandai dengan turunnya air dari langit di pagi hari. Hari pertama sekolah, SDIT Miftahul Ulum memiliki caranya sendiri dalam menyambut kegiatan belajar mengajar di hari pertama sekolah. Yang berbeda adalah para siswa mengikuti kegiatan  upacara bendera penuh semangat yang dilanjutkan dengan MU Clean.

MU Clean adalah kegiatan kerja bakti membersihkan di lingkungan SDIT Miftahul Ulum mewujudkan kebersihan sekolah.  Pada kegitan MU Clean, siswa menyebar ke beberapa titik yang sudah ditentukan untuk membersihkan lingkungan sekolah.  Siswa kelas 1 dan 2 memberbersihkan area lantai satu, kelas 2 dan 6 membersihkan area lantai dua, dan yang terakhir kelas 3 dan 4 membersihkan area lantai tiga. Tidak hanya siswa, yayasan, kepala sekola, guru, karyawan pun turut andil membersihkan lingkungan.

Kebersihan lingkungan sekolah tidak dapat dipandang sebelah mata, karena kebersihan juga bagian dari proses aktivitas pendidikan dalam kegiatan belajar mengajar. Sebagai warga sekolah berkewajiban selalu untuk menjaga sekolah supaya tetap terjaga kerapian, keindahan dan kebersihannya. Bila lingkungan sekolah bersih, suasana jadi segar, nyaman dalam belajar dan menjaga dari ancaman penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya.

Melalui kegiatan MU Clean diharapkan bisa memberi manfaat untuk warga sekolah. MU Clean dan manfaatnya yaitu :

  1. Terlepas dari wabah penyakit

Kebersihan yaitu hal paling utama dalam melindungi kesehatan. Dengan membersihkan lingkungan sekolah seperti ruangan kelas dengan secara berkala dan berkelanjutan akan memberi dampak dan efek positif bagi semua warga sekolah. Bila kondisi sekolah kotor, menyebabkan kondisi lingkungan yang tidak kondusif dan mengganggu kegiatan belajar mengajar di dalam kelas maupun luar kelas.

  1. Lingkungan menjadi bersih

Dengan kerja bakti yang dikerjakan oleh warga sekolah, misalnya dengan cara menyapu, mengepel ruangan kelas serta memungut sampah yang berserakan di lapangan atau lantai lingkungan sekolah jadi bersih serta membuat siswa dan guru menjadi merasa nyaman berada di lingkungan yang terlindungi kebersihan dan keindahannya.

  1. Melatih siswa bekerja sama

Aktivitas MU Clean  yang dikerjakan dengan cara bergotong-royong melibatkan seluruh warga sekolah. Semua anggota sekolah melakukan tugasnya dengan cara bekerjasama hingga mampu melatih siswa untuk sama-sama bekerja sama bahu-membahu dalam membersihkan lingkungan. Hal ini dapat diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran dalam kelas, yaitu kerja kelompok, dimana semua anggota dapat memainkan peran dan mengetahui fungsinya masing-masing dalam suatu kelompok sehingga kerja kelompok dapat dijadikan model variasi pembelajaran yang cukup efektif dibandingkan dengan bila siswa belajar sendiri secara individual.

  1. Mengakrabkan guru dengan peserta didiknya

Terlihat begitu menyenangkan untuk beberapa pendidik dapat berbaur dengan siswa hingga menyebabkan keakraban pada siswa serta guru. Bila dibandingkan dengan atmosfer kegiatan belajar mengajar di dalam kelas yang cenderung formal dan agak serius, suasana di luar kelas yang tidak formal dan lebih santai membuat siswa dan guru dapat berkomunikasi dengan lebih akrab dan rileks tanpa mengenyampingkan tujuan dan fungsi dari kerja bakti.

  1. Kerja bakti bisa tingkatkan kepekaan siswa terhadap lingkungan sekolah

Ketika dalam kelas, siswa-siswi merespon materi atau menyerap materi belajar yang diberikan oleh bapak ibu guru dengan cara yang berbeda-beda. Ada siswa yang cepat merespon, ada juga yang kurang daya serapnya ataupun kurang sekali. Jika kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah sudah menjadi aktifitas yang terbiasa dilakukan siswa maka hal ini akan berdampak positif pada kepekaan siswa dalam merespon lingkungan sekolah yang kurang terjaga kebersihannya. Artinya mereka akan merasakan sesuatu yang kurang nyaman, tidak sreg jika lingkungan sekolahnya tempat mereka belajar misalnya ruang kelas kotor dan mereka bertindak secara sadar, cepat tanggap dan tanpa beban untuk segera membersihkan kelas tanpa menunggu perintah dari guru. Atau juga saling menasihati dan mengingatkan jika ada teman-temannya yang buang sampah sembarangan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan MU Clean  secara rutin, diharapakan siswa dapat menumbuh kembangkan kesadaran dirinya secara individu maupun kelompok akan pentingnya kebersihan lingkungan sekolah. Bahwa kebersihan lingkungan sekolah di manapun dia berada di area sekolah adalah tanggung jawab bersama dan bila kesadaran dan kepedulian itu sudah tertanam dalam masing-masing siswa akan menjadi perilaku yang baik karena mereka sadar dan peduli bahwa menjaga kebersihan adalah kebutuhan bukan kewajiban. Sehingga jika hal tersebut sudah tertanam dalam pola pikir mereka, siswa akan menjalankan tugas menjaga kebersihan lingkungan dengan sepenuh hatinya, sepenuh cinta, tulus ikhlas, dan tanpa beban.(Hes50)

2020-03-05T11:43:31+07:00